Crystal Palace terancam dibubarkan atas terlambatnya dalam mengajukan akun tahunan

Crystal Palace sudah diancam dengan dibubarkan serta dipecat dari daftar perusahaan karena lebih dari dua bulan terlambat ajukan account tahunan mereka tahun kemarin. Akun-akun yang merinci tempat keuangan club Liga Premier pada 2016-17 merupakan karena hukum yang akan di kirim ke Rumah Perusahaan pada 31 Maret tapi daftar sah menyoroti jika mereka belum juga diserahkan. Di hari Selasa Registrar of Companies keluarkan pemberitahuan pada perusahaan yang mempunyai serta menggerakkan Crystal Palace, CPFC 2010 Ltd, jika itu akan ” dipukul dari daftar serta perusahaan akan dibubarkan ” dalam dua bulan ” terkecuali karenanya dapat dibuktikan demikian sebaliknya “. Yang dimengerti bermakna perusahaan akan dipukul serta dengan cara hukum tidak ada lagi terkecuali bila file ketika itu.

Semuanya perusahaan hanya terbatas mesti lewat account file hukum untuk Rumah Perusahaan dalam sembilan bulan dari akhir tahun keuangan yang mereka tunjuk. CPFC 2010 Ltd mempunyai akhir tahun 30 Juni, hingga account untuk tahun lantas, musim ke empat club semenjak memenangi promo pada tahun 2013, jatuh tempo pada 31 Maret. Kegagalan mengarsipkan account kerap jadi sinyal jika satu perusahaan tengah alami kesusahan keuangan, mempunyai permasalahan dalam administrasinya sendiri, atau jika akuntan yang mengaudit buku sudah memunculkan kecemasan yang belumlah dikerjakan oleh direktur perusahaan pada kenikmatan auditor.

Lihat Juga :  Kesepakatan Salah membuktikan Liverpool sedang meningkat meski Barcelona, minat Real Madrid

Perwakilan istana sudah menyampaikan pada Guardian semenjak awal April jika tidak ada permasalahan semacam itu serta jika rekening itu mesti selekasnya diserahkan ke Rumah Perusahaan. Hukuman karena tidak berhasil untuk account file tidak kronis terkecuali penundaan jadi luas. Denda sebesar £ 150 dipakai untuk keterlambatan sebulan, lalu £ 375 untuk pada satu serta tiga bulan. Perwakilan Istana belumlah menyampaikan apa club sudah didenda. Istana sendirian diantara club Liga Premier karena mengajukan terlambat. Semuanya 19 club yang lain yang ada di papan atas pada 2016-17 sudah diedarkan oleh Perusahaan Rumah, kurun waktu yang baik.

Sejumlah besar tunjukkan tempat keuangan yang sehat, 2016-17 sudah jadi tahun pertama dari rekor 2016-19, transaksi TV Premier League sejumlah 8, 4 miliar dolar AS. Rekening 2015-16 untuk CPFC 2010 tunjukkan jika Palace, yang dipunyai oleh ketua, Steve Parish, serta dua investor keuangan AS, Joshua Harris serta David Blitzer, membuat kerugian £ 7 juta dengan omset £ 102 juta. Account tahun lantas diinginkan tunjukkan pembayaran buat manajer yang dipecat, Alan Pardew, tapi tidak ada tanda-tanda atau keterangan yang dikasihkan mengenai kenapa account itu belumlah diserahkan.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme